|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
| Ingin mendapatkan info handphone terbaru langsung di Facebook anda ? Klik tombol Like sekarang juga: |
|
|
|
|
 |
|
 |
|
 |
 |
|
 |
|
|
|
| |
Menonton Televisi di Telepon Selular
20 Desember 2004 Topic :
Info HP
|| Category :
Top Level, Smartphone
Aura persaingan itu begitu nyata. Ketika Jepang sibuk memformulakan sel tunas dan teknologi klona, ilmuwan Korsel telah mendahuluinya dengan sukses mengklona embrio manusia. Terlepas bahwa klona pada manusia tidak mungkin dipraktikkan karena terbentur etika, Korsel cuma membutuhkan bahwa dari segi teknologi, mereka bisa.
Begitu pula halnya dengan teknologi komunikasi. Agresivitas Korsel seperti tak berkesudahan. Hampir tiga tahun lalu, wacana teknologi komunikasi selular generasi ke-3 (3G) diembuskan Eropa dan Jepang. Implementasinya setelah wacana bak angin surga itu memang terkendala dengan hitung-hitungan biaya yang memang luar biasa.
Eropa masih mengitung dengan teliti dan ragu untuk mengimplementasikanya. Sementara Jepang sedikit demi sedikit mengimplementasikan teknologi dimaksud. Hasilnya, beberapa kali kesalahan teknis mengganjal mulusnya pengejawantahan teknologi tersebut, termasuk di antaranya tidak bisa terjalankannya siaran televisi yang diklaim bisa diterima melalui telepon selular (ponsel) dengan berbasiskan teknologi 3G.
Akhir November lalu, perusahaan asal Korsel, LG, mengumumkan kepada publik di Seoul bahwa pihaknya telah berhasil mengimplementasikan siaran televisi melalui ponsel. Tidak tanggung-tanggung, untuk mewujudkan teknologi dimaksud, sebanyak 130 ilmuwan dilibatkan guna membuat ponsel itu.
Chief Executive Officer (CEO) LG Electronics, SS Kim, mendemonstrasikan ponsel pertama di dunia yang mampu menerima siaran televisi itu.
Ponsel yang dinamai Digital Multimedia Broadcasting (DMB) mobile phone tersebut mengadaptasi teknologi DMB penerima System-on-Chip (SoC) dan Digital Signal Processor (DSP) yang telah dikembangkan perusahaan itu sebelumnya. Ponsel televisi tersebut berbasis teknologi selular code division multiple access (CDMA).
Pada ponsel dimaksud, tertanam chip yang berfungsi sebagai antena penerima sinyal Very High Frequency (VHF). Dengan ponsel demikian, penggunanya dapat menerima siaran televisi bersamaan dengan melakukan komunikasi melalui ponsel.
Kualitas gambar ponsel itu juga telah mengadopsi teknologi terbaru mobile-XD engine (sistem kepekaan pencahayaan pada televisi). Kendati bisa menampilkan siaran televisi, ponsel ini didesain hemat energi sehingga jangan khawatir dengan baterai yang tidak awet.
Menariknya, ponsel DMB SoC itu, selain mampu diaplikasikan di ponsel, bisa digunakan pada notebook, personal digital assistant (PDA), dan pesawat televisi. Untuk menambah kecanggihan, produk high-end tersebut dilengkapi pemutar MP3 dan kamera 1,3 megapixel. Ponsel DMB LG itu berkamera video graphic array (VGA) dengan layar liquid crystal display (LCD) berukuran 2,4 inci.
Dengan peluncuran tersebut, LG telah mengembangkan teknologi Digital Audio Broadcasting (DAB) dan Forward Error Correction (FEC). Pengembangan ponsel itu diimbangi dengan upaya mematenkan 150 temuan yang terkait dengan implementasi aplikasi tersebut.
Aplikasi dimaksud antara lain Digital Video Broadcasting (DVB) Project untuk standar Eropa dan Integrated Services Digital Broadcasting-Terrestrial (ISDB-T) untuk standar Jepang.
Dalam waktu dekat, perusahaan dimaksud juga akan segera memasarkan ponsel yang bisa menerima siaran televisi tersebut ke Inggris, Jerman, dan menyusul negara Asia lain yang telah mengadopsi standar DMB.
Upaya menjual ponsel itu bukan tanpa alasan. Berdasarkan survei yang dikeluarkan Electronics and Telecommunications Research Institute dan Korea Information Strategy Development Institute, market ponsel televisi akan mencapai angka 8,5 juta hingga tahun 2010. Ini dikarenakan beberapa pembuat ponsel sebetulnya sudah mulai mengaplikasikan peranti penerima siaran televisi yang dimulai dari video streaming pada produk ponsel mereka, baik yang berbasis teknologi global system for mobile communication (GSM) maupun yang CDMA. Jadi, selamat datang ponsel televisi.
|
Kirim Berita Ini ke Teman Anda
|
|
|
 |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
|
|