|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
| Ingin mendapatkan info handphone terbaru langsung di Facebook anda ? Klik tombol Like sekarang juga: |
|
|
|
|
 |
|
 |
|
 |
 |
|
 |
|
|
|
| |
Flexi Gandeng Tiga Produsen Ponsel Garap Pasar CDMA
16 Februari 2007 Topic :
Other News
|| Category :
Lain-lain
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk melalui produknya Flexi, bekerja sama dengan tiga produsen telepon seluler, untuk menyediakan terminal CDMA berharga murah. Pasar CDMA di Indonesia yang terus tumbuh, merupakan alasan produsen mengeluarkan banyak model baru telepon seluler pada tahun 2007.
Direktur Konsumer PT Telkom Tbk Guntur Siregar mengatakan, penyedia layanan telepon CDMA makin gencar bersaing berebut pasar, dengan menawarkan tarif murah atau jaringan yang luas. Oleh karena itu, Telkom Flexi menggandeng tiga produsen ponsel memberi paket khusus pembelian terminal CDMA dan kartu perdana Flexi dengan harga terjangkau.
"Salah satu upaya untuk merebut pasar adalah dengan bundling terminal, yaitu pembelian kartu perdana Flexi dan ponsel CDMA dengan harga murah. Flexi ingin menjangkau kemampuan beli masyarakat, agar bisa miliki alat komunikasi murah. Harganya ada yang di bawah Rp 500.000," kata Guntur.
Hingga kini, pangsa pasar Flexi mencapai 4,5 juta pelanggan, dan targetnya dengan program bundling terminal itu bisa menambah 2 juta pelanggan baru. Tiga produsen yang digandeng Telkom Flexi adalah LG (untuk kedua kalinya), Mottorala, dan Haier Mobile (perusahaan patungan China dan India).
Menurut Manajer Penjualan Mobile Devices Asia Tenggara Motorola Ade Kurniawan, harga ponsel CDMA yang ditawarkan di pasar cenderung mahal, sehingga mulai banyak produsen yang mengeluarkan produk CDMA harga murah. Setidaknya, tahun 2007, Motorola akan mengeluarkan 50 model baru, 30 persen diantaranya adalah ponsel CDMA.
Sama halnya dengan Andre Tan, Genaral Manajer Penjualan dan Pemasaran LG Electronics Indonesia mengatakan, pihaknya akan lebih fokus lagi menggarap pasar ponsel CDMA murah. "LG memang produsen ponsel CDMA terbesar di dunia, tetapi kita baru mulai memproduksi ponsel yang harganya murah atau low end. Sehingga bisa jadi salah satu pilihan ponsel CDMA yang harganya bersaing," ujar Andre yang juga mengatakan akan meluncurkan lima ponsel LG CDMA murah.
Sementara itu, CEO Haier Mobile Arvind Mohindra mengatakan, peluang pasar ponsel CDMA di Indonesia masih sangat besar. Sebab, tarif yang diterapkan profider CDMA makin murah, dan sebagian besar pelanggan di kota besar memiliki lebih dari satu ponsel, salah satunya adalah CDMA. Oleh sebab itu, produsen akan meluncurkan banyak ponsel CDMA murah dengan berbagai kelengkapan fitur.
Arvind meyakini, pasar ponsel CDMA di Indonesia sangat optimis, bahkan dia menargetkan pada akhir tahun 2008 menjadi salah satu dari tiga produsen CDMA yang menguasai pasar lokal. Andre menambahkan, pertumbuhan LG di pasar CDMA sekitar 10-15 persen, meningkat seperti pasar CDMA umumnya seiring dengan diluncurkannya ponsel harga murah tersebut.
(Sumber: KOMPAS)
|
Kirim Berita Ini ke Teman Anda
|
|
|
 |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
|
|